Pada tulisan sebelumnya saya sempat mengulas tentang Babypips.com. Sebuah situs yang memiliki material pendidikan yang sangat lengkap berkenaan dengan masalah-masalah Foreign Exchange (Forex).
Salah satu bagian dari Babypips adalah blog yang membahas tentang trading system yang berdasar pada tutorial yang mereka berikan.
Mereka menamakan trading system tersebut sebagai "Cowabunga System" (jadi inget jeritan Donatello di film Kura-Kura Ninja nich, "Cowabunga!"). Kata pembuatnya trading system ini cocok sekali digunakan untuk pair Cable atau GBP/USD, namun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pada pair-pair lainnya.
Dalam blog tersebut mereka juga memposting hasil dari hari ke hari atas penerapan Trading system itu.
Sebagai seorang pemula, saya juga tertarik dan ingin menerapkan trading system ini dalam aktivitas trading saya.
Trading system ini menggunakan lima buah Indikator utama yaitu:
- EMA (5) applied to the close
- EMA (10) applied to the close
- Stochastic (10, 3, 3)
- RSI (9)
- MACD (12, 26, 9)
Indikator-indikator di atas diaplikasikan pada chart dengan
time-frame 1H(our) dan 15m(inute).
Time-frame 1H digunakan untuk melihat trend utama, sementara
time-frame 15m digunakan sebagai area tradingnya.
Jika trend utama menunjukan trend naik, maka diusahakan untuk mengambil posisi Long (beli) pada
time-frame 15m. Sebaliknya jika trend utama menunjukan kecenderungan menurun, maka pada
time-frame 15m diusahakan untuk buka posisi short (jual).
Aturan pemakaiannya cukup sederhana. Cukup 3x sehari sebelum makan...
Upsss!
Bukan, bukan begitu. Maksud saya aturan untuk masuk ke area perdagangannya adalah sebagai berikut:
Long / Beli:
- EMA (5) harus memotong ke atas EMA (10)
- RSI harus lebih besar dari 50%
- Stochastic harus mengarah ke atas dan tidak berada di area overbought
- Histogram MACD harus bergerak dari negatif ke positif atau negatif dan mulai meningkat nilainya.
Short / Jual:
- EMA (5) harus memotong ke bawah EMA (10)
- RSI harus lebih kecil dari 50%
- Stochastic harus mengarah ke bawah dan tidak berada pada wilayah oversold
- Histogram MACD harus beranjak dari daerah positif menuju negatif atau positif dan nilainya mulai menurun.
Stop Loss / Potong Kerugian:
Tidak ada angka baku yang digunakan oleh pembuat
trading system ini untuk memotong kerugian. Alih-alih, ia menggunakan nilai terendah paling akhir (untuk posisi Long/beli) dan nilai tertinggi paling akhir (untuk posisi short/jual).
Untuk deskripsi lengkap mengenai
trading system ini, silahkan kunjungi
Cowabunga SystemHmmppfff.... lumayan nich buat coba-coba. Saya mau coba juga ach di demo account saya. Kalau ternyata berhasil, baru saya akan pakai di Live account saya di
Marketiva.
.
.
.